[Prakarya & Kewirausahaan] Nata de Coco

Kelompok VIII X MIA 1

SMAN 1 Margahayu

2013

 

Nata de coco adalah hidangan penutup yang kenyal seperti jeli,  yang merupakan hasil dari fermentasi air kelapa dengan bantuan agen biologi Acetobacter Xylinum. Nata de coco berasal dari Filiphina, namun nama Nata de coco sendiri berasal dari bahasa Spanyol yang berarti krim kelapa (santan kelapa).

Acetobacter Xylinum ini akan tumbuh pada air kelapa yang sudah diperkaya oleh karbon dan nitrogen dengan proses tertentu. Pada saat kondisi ini, bakteri akan menghasilkan enzim yang mengubah zat gula menjadi jutaan serat-serat (selulosa), yang mana akan tampak pada dan berwarna putih.

 

  1. Proses Produksi

 

  • Bahan-Bahan yang Diperlukan

 

No Nama Bahan Banyak Harga
1 Air kelapa (pH 3,5-7,5) 2 liter
2 Starter 4 sdm
3 Gula pasir ¼ kg
4 Za / Urea 1 sdm
5 Asam Asetat / Cuka secukupnya
Jumlah Rp 50.000

 

  • Alat-Alat yang Digunakan

 

No Nama Alat
1 Panci / Langseng (stainless)
2 Pengaduk / Sinduk (stainless)
3 Kompor
4 Gelas Ukur / Mug ukur
5 Baki plastik
6 Koran penutup
7 Karet pengikat
8 Kain kassa / saringan

 

  • Cara Pembuatan

s

No Langkah – Langkah
1 Air kelapa mentah di saring, dan dimasukkan ke dalam panci ukuran 5 liter di masak sampai mendidih 100 derajat celcius, setelah mendidih masukkan gula, Za, dan asam cuka
2 Air kelapa yang sudah mendidih yang dicampur dengan gula, za, cuka biang masukan pada baki plastik yang dalam kondisi bersih dan steril dari bakteri lain.
3 Baki plastik ditutup dengan menggunakan koran dan pastikan koran pun dalam kondisi steril dari bakteri yang akan mengganggu pertumbuhan nata de coco/sari kelapa.
4 Tutup rapat baki, kemudian tiriskan sampai dingin untuk diberi bibit. Pembibitan dilakukan sekitar pukul 05.30-06.30, kemudian tutup kembali. (Jangan lupa bahwa Acetobacter Xylinum adalah aerob, jadi pastikan oksigen tetap bisa masuk)
5 Baki tidak boleh terganggu apapun, tidak tergoyang atau dipindahkan.
6 Diamkan baki selama 1 minggu.
7 Pada hari ketujuh silahkan dibuka
8 Sisihkan lendir yang terdapat pada permukaan Nata de coco, kemudian Nata de coco siap untuk dipotong sesuai selera.
9 Rebus nata de coco yang telah dipotong dalam air gula sampai mendidih.
10 Nata de coco siap disajikan.

 

  • Tips !

 

No Tips
1 Untuk memastikan baki yang steril, alangkah lebih baiknya kita membilasnya dengan asam cuka.
2 Untuk memastikan koran yang steril, kita dapat menjemurnya dibawah panas matahari atau menyetrikanya dengan suhu yang cukup panas.
3 Untuk bibit, solusi penggantinya bisa dibuat sendiri dari buah nanas dengan proses tertentu.
4 Saran penyajian:

  • Es sirup nata de coco
  • Jelly / Puding nata de coco
  • Es krim nata de coco
  • Dan lain-lain

 

  1. Proses Pengemasan

 

No Langkah-Langkah
1 Siapkan cup plastik berukuran kurang lebih 10cm
2 Masukkan sirup aneka buah
3 Masukkan nata de coco
4 Tambahkan jelly, buah-buahan, dll. (sesuai selera)
5 Tutup cup, dan berikan sendok

 

  • Proses Distribusi (Marketing)

 

Pengeluaran

(dihitung dengan kerugian karena kecelakaan kerja dsb.)

Rp 50.000
Hasil Penjualan (25 X Rp 2.500) Rp 62.500
Hasil Keuntungan Bersih Rp 12.500

 

Sasaran Konsumen : Siswa-siswi dalam sekolah.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s